Di Tengah Kabut Asap, Polres Kuansing dan Dubalang Batang Kuantan Bagikan Masker

Di Tengah Kabut Asap, Polres Kuansing dan Dubalang Batang Kuantan Bagikan Masker

RAKYAT RIAU - KUANSING -  Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda berbagai daerah di Provinsi Riau. Demikian pula keadaan kabut asap di Kabupaten Kuantan Singingi. Menyikapi itu, Polres Kuantan Singingi bersama Dubalang Batang Kuantan Singingi menggelar kegiatan pembagian masker gratis kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu sore, 16 September di simpang tugu Adipura, Teluk Kuantan.

Tampak personil Polres dan Dubalang Batang Kuantan berbaur memberikan masker kepada pengguna jalan di persimpangan tugu Adipura Teluk Kuantan. Sekitar 25 orang personil melaksanakan aksi sosial itu. Sebanyak 2.000 pics masker dibagikan sore itu.

Pengendara jalan juga menyambut baik aksi sosial tersebut, beberapa dari pengendara sepeda motor maupun mobil sengaja menghentikan kendaraan mereka untuk menerima masker.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H mengatakan kegiatan pembagian masker ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat, khususnya Dubalang Batang Kuantan, dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan warga Kuansing.

"Di usia yang pertama ini, kami mengapresiasi kepedulian serta keaktifan Dubalang Batang Kuantan yang tidak hanya hadir sebagai garda terdepan dalam kegiatan edukasi dan preemtif terhadap aktivitas PETI, tetapi juga berkontribusi positif melalui aksi sosial langsung ke lapangan" imbuh Kapolres.

Hidayat Perdana berharap "Semoga langkah kecil dengan bentuk kepedulian ini dapat menggerakkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam" ujarnya.

Sementara itu, Panglima Harian Dubalang Batang Kuantan, Sandi mengatakan kegiatan sosial ini sebagai wujud kepedulian terhadap kualitas udara yang tidak sehat sekarang.

"Kami Dubalang Batang Kuantan mengajak masyarakat untuk menggunakan masker jika beraktifitas diluar ruangan, sehingga meminimalisir polutan yang terhirup" ujar Sandi.

Kemudian, Sandi juga menghimbau agar masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan. " Kabut asap ini akibat kebakaran hutan dan lahan, maka kami menegaskan agar kita bersama untuk tidak membakar hutan dan lahan" pintanya tegas.

Selanjutnya, terpantau kualitas udara di Kuantan Singingi pada Rabu, 16 September 2026 berada pada status tidak sehat. Tercatat konsentrasi PM2.5 sebesar 122.28 µg/m³ yang berarti tingkat polusi udara berada dalam kategori tidak sehat karena jumlah partikel berbahaya sangat tinggi dan melampaui ambang batas aman. 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index