Pemko Pekanbaru Bahas Penyesuaian Kontrak Revitalisasi Pasar Bawah

Pemko Pekanbaru Bahas Penyesuaian Kontrak Revitalisasi Pasar Bawah
Plh Sekda Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tengah membahas penyesuaian kontrak atau adendum terkait proyek revitalisasi Pasar Bawah. Penyesuaian ini diajukan oleh PT Ali Akbar Sejahtera (AAS) selaku pengelola Pasar Bawah.

Plh Sekda Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menjelaskan, kontrak awal pafa dokumen Detail Engineering Design (DED) renovasi Pasar Bawah yang harus diperbarui saat kegiatan berlangsung. Karena, ada permohonan dari PT AAS terkait penyesuaian kontrak atau adendum. 

"Dalam kontrak itu terdapat DED renovasi Pasar Bawah yang ternyata pada pelaksanaannya membutuhkan penyesuaian," kata Ingot, Selasa (25/11).

Pasar Bawah merupakan bangunan lama. Sehingga, bangunan Pasar Bawah memiliki kondisi struktur yang memerlukan penanganan khusus. Hal tersebut menjadi alasan mengapa desain awal perlu disesuaikan dengan temuan di lapangan.

"Karena Pasar Bawah itu bangunan tua, tentu harus kami sesuaikan di kontraknya. Itu yang dibahas pada pertemuan kemarin," terang Ingot.

Meski telah melalui tahap pembahasan, keputusan teknis akan ditetapkan setelah evaluasi dan kajian lanjutan dilakukan oleh tim terkait. Jadi, pemko dan PT AAS sepakat untuk dilakukan penyesuaian.

"Namun, pembahasan teknisnya masih harus menunggu proses lebih lanjut," jelasnya.

Sebelumnya, Pasar Bawah yang sedang menjalani tahap rehabilitasi saat ini. Revitalisasi pasar ikonik tersebut telah mencapai progres 43 persen, sesuai dengan target kontrak yang telah disepakati.

"Saya sempat mengira sudah di atas 50 persen, ternyata masih 43 persen. Tapi kami optimistis, target soft opening pada bulan November dan grand opening di Desember akan tercapai," kata Wali Kota Pekanbaru Agung usai acara Exhibition Showing Pasar Wisata Pasar Bawah, Jumat (1/8) lalu.

Pembukaan kembali Pasar Bawah tidak hanya dinantikan oleh masyarakat Kota Pekanbaru. Tetapi, Pasar Bawah ini dinantikan juga oleh pengunjung dari luar daerah hingga mancanegara.

"Pasar Bawah ini sudah menjadi identitas dan branding Kota Pekanbaru. Banyak tamu dari luar kota, bahkan dari luar negeri, yang selalu bertanya, kapan Pasar Bawah dibuka kembali? Karena itu, kehadiran pasar ini punya nilai sejarah dan emosional tersendiri bagi banyak orang," ungkap Agung.

Pasar Bawah diketahui telah berdiri sejak era tahun 1700-an. Pasar Bawah menjadi pusat aktivitas perdagangan sekaligus destinasi wisata belanja favorit.

Saat ini, para pedagang yang sebelumnya berjualan di Pasar Bawah harus menempati tempat penampungan sementara (TPS) di eks Pelabuhan Pelindo. Pedagang yang berjualan di TPS ini berdampak pada penurunan jumlah pembeli.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index