Kemenag Riau Minta Travel Umroh Melapor Rute Perjalanan

RAKYATRIAU.COM, PEKANBARU -- Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Riau meminta kepada Biro Travel yang membawa jemaah Umroh untuk bisa melaporkan rute perjalanan dan nama-nama peserta Umroh, minimal satu Bulan jelang keberangkatan.

"Ini untuk memudahkan kita dalam melakukan kontrol atau pengecekan jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada jemaah, ketika berada di Tanah Suci," kata Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau H Abdul Wahid SAg MIKom, Jumat (16/2/2018).

Wahid menjelaskan, pentingnya Kemenag memperoleh informasi awal dari rute atau apa-apa saja yang akan dilakukan jemaah selama melaksanakan ibadah Umroh sangat penting, dengan informasi awal tersebut, Kemenag bisa melakukan kontrol dan juga yang terpenting adalah memiliki data masyarakat Riau yang berangkat ketanah suci.

Data tersebut juga akan sangat bermanfaat bagi pihak keluarga jika bsesuatu yang tidak diinginkan terjadi kepada jemaah, ketika melaksanakan ibadah Umroh. "Jadi kalau sudah melapor ke kita, ketika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan, kita bisa memberi informasi lebih jelas kepada keluarga para jemaah," kata Wahid.

Hal itu juga didasari oleh banyaknya laporan masyarakat mengenai kekagalan berangkat, atau kasus lainnya. Hingga saat ini pihaknya telah menerima seratus lebih laporan dari masyarakat terkait permasalahan travel Umroh ini.

Karena itulah, Wahid menghimbau kepada masyarakat Riau untuk bisa meilih dengan cermat dan tepat biro Travel yang akan digunakan ketika ingin berangkat Umroh, jangan mudah tergiur dengan harga murah.

"Saat ini dapat kami jelaskan bahwa hanya 48 travel Haji dan Umroh, yang terdaftar di Kemenag Riau. Yang ada itu adalah kantor pusat dan kantor cabang, tidak ada lagi istilah konsorsium," jelasnya. (nik)

Berita Terkait
Olahraga
Peristiwa