Berkas P21, Direktur PT Hutahean Terancam Ditahan

Article Ilustrasi

PEKANBARU(RakyatRiau.com)--Penanganan kasus PT Hutahean, terus berkembang. Pihak penyidik berencana berkoordinasi dengan jaksa untuk upaya melakukan penahanan Direkturnya.


''Saat ini kita sedang meminta arahan jaksa, apakah bisa Direkturnya yang sedang sakit diserahkan sebagai bentuk berkasnya sudah P21,'' kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Selasa (23/1) siang.

Lebih rinci, ia menjelaskan, memang pihaknya sudah menerima surat tanda sakit dari pihak Direktur PT Hutahean tersebut.

Namun, terkait surat sakit tersebut. Gideon mengungkapkan, pihaknya perlu memastikan kebenaran surat sakit tersebut.

''Rencananya surat itu akan kita pastikan, dengan membawa tim dokter memeriksa yang bersangkutan,'' akunya.

Tindakan memastikan kebenaran tersebut, lanjut Gidion, dikarenakan biasanya pihak jaksa enggan menerima tersangka apabila yang bersangkutan dinyatakan sakit.

''Makanya harus kita pastikan sakitnya itu apa. Nanti kalau bisa dilimpahkan berkasnya, maka akan segera kita limpahkan,'' katanya.

Terkait upaya pemanggilan paksa terhadap Dirut PT Hutahean tersebut. Sambung Gidion, intinya pihaknya melakukan penanganan masalah korporasi, jadi sebetulnya fokusnya kepada korporasi.


''Jadi di KUHAP itu ada ruang yang kosong untuk penanganan korporasi,'' ungkapnya.

''Ini yang perlu kita komunikasikan ke jaksa,'' tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, langkah penyidik kasus dugaan perambahan kawasan hutan, yang dilakukan PT Hutahean ini. Dinyatakan penyidik berkas kasusnya sudah rampung.


Namun, saat tersangka dan barang bukti beserta berkas akan diserahkan ke jaksa. Dirut PT Hutahean HW Hutahean dinyatakan dalam kondisi saksi oleh penasehat hukumnya.( yaq)

Berita Terkait
Olahraga
Peristiwa