Penghargaan Untuk Anggota Tagana Berprestasi


Pekanbaru (Rakyat Riau) - Bak gayung bersambut, keinginan anggota Tagana Provinsi Riau yang meraih keberhasilan dan mendapat juara pada Jambore Tagana tingkat Provinsi Riau tahun 2017 lalu bisa dikirim menjadi utusan Provinsi Riau pada Jambore Tingkat Nasional tahun 2018 ini disambut baik oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Drs Dahrius Husin MM. Hal ini wajar untuk menumbuhkan semangat dan motivasi anggota tagana Provinsi Riau

Demikian disampaikannya kepada Rakyat Riau disela -sela kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 73 tahun 2018 bertempat di Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma Jl Sudirman Pekanbaru yang ditaja Dinas Sosial Provinsi Riau dan diikuti anggota Tagana Provinsi Riau, Kamis pagi (16/8/18)

Ajang jambore tingkat nasional tersebut merupakan ajang kompetisi antara anggota Tagana se Indonesia dalam rangka menciptakan relawan yang tanggap, tangguh dan profesional dalam penanganan dan penanggulangan bencana di daerah.

"Kita lihat nantilah seperti apa agenda jambore nasional, kalau memang menghadirkan kembali kompetisi antar provinsi, kita kan sudah siap. Tahun lalu kita sudah mengseleksi, jadi kita tinggal mengirim. Maksud saya kita mencoba memberikan brainstorming atau teknik kreativitas lagi kepada mereka supaya lebih mantap," katanya.

Hanya saja menurut Kadis, kalau diadakan lagi brainstorming, kadang kadang diadakan lagi pemilihan. "Kalau kita mau Tagana itu relawan yant siap, seharusnya tidak memikurkan hal lain. Kalau kita siap seperti itu, saya siap. Tapi kalau bertanya lagi, itu yabg susah," katanya.

Sementara itu Ketua Forum Koordinasi Tagana Provinsi Riau Rahmat Putra menyebutkan untuk utusan Provinsi Riau pada Jambore tingkat Nasional 2018 nanti perlu di seleksi lagi, kalau perlu pemenang pada jambore tingkat Provinsi Riau 2017 lalu diadu dengan utusan jambore tingkat nasional yang lama

"Saya kira kita ikuti aturan mainnya. Kita herharap, mudah-mudahan teman-teman kita yang berpotensi, kita mendapatkan informasi dan laporan, tidak hanya di kota tapi juga dari kabupaten. Jadi potensi-potensi teman teman itu nanti kita prioritaskan menjadi utusan Provinsi Riau di kancah Nasional nanti, " katanya.

Menurut Rahmad Putra, anggota tagana yang meraih juara pada jambore tingkat provinsi tahun lalu bisa saja menjadi utusan Riau pada jambore nasional nantinya.

"Ya, bisa saja mereka yang berangkat. Tapi itu tidak mutlak. Mana tau nanti kita TC lagi, pemenang tahun lalu dan pemenang sebelumnya kita adu lagi. Ini bisa saja kita lakukan kalau ada anggaran biaya. Jadi, kita lihat perkembangannya. Dan kita siap, karena waktu masih ada," jelas dia.

Sementara itu. Ketua FK Tagana Kota Pekanbaru Almudassir berharap pemenang pada jambore tingkat provinsi talun lalu bisa terakomidir keinginannya untuk menjadi utusan pada jambore tingkat nasional.

"Ini merupakan motivasi bagi teman-teman untuk lebih semangat lagi dalam mengikuti berbagai kegiatan Tagana dan kegiatan sosial. Mudah-mudahan dengan demikian kita berharap teman teman dengan suka rela akan mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya untuk berbuat yang terbaik dalam membantu korban bencana apabila terjadi di daerah ini," harap Almudasir.

Sekretaris FK Tagana Kota Pekanbaru Azwar berpendapat, bencana adalah sebuah misteri yang tidak tahu dan sulit diketahui kapan akan terjadi dan seberapa besar dampaknya. Menyikapi hal ini baik pemerintah maupun pihak swasta telah mempersiapkan tenaga tenaga yang trampil untuk penanganan dan penganggulangan bencana. Hal ini merupakan upaya untuk memperkecil dampak atau resijo yang ditimbulkan oleh bencana yang terjadi.

Begitu juga dengan Tagana. Anggota Tagana adalah relawan relawan yang telah dipersiapkan oleh pemerintah melalui Kementrian Sosial. Mereka telah dilatih dan telah memiliki berbagai keterampilan dalam penanganan dan penanggulangan bencana.

"Jadi sangat disayangkan jika nanti mereka tidak.memiliki semangat. Keterampilan mereka akan menjadi sia-sia. Jadi, untuk memotivasi mereka menurut saya kran kompetisi itu harus dibuka lebar-lebar dan berikan penghargaan kepada mereka yang berbuat dan berprestasi, dengan demikian mereka akan merasa dihargai dan merasa dibutuhkan. Dan dari sini diyakini akan tumbuh kesadaran dan jiwa korsa mereka untuk berbuat meskipun tak dimnta," katanya. (ar)

Berita Terkait
Olahraga
Peristiwa