Menjawab Kegalauan Pemerintah Daerah Menghadapi Krisis Keuangan Drs H Abdul Gafar Usman MM MSc Gelar Dialog Interaktif Dengan Insan Pers


Pekanbaru (Rakyat Riau) - Pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kita diharapkan proaktif dalam melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat dan anggota DPD RI serta DPR RI dalam rangka menyikapi persoalan krisis keuangan yang terjadi di daerah.

Hal ini diungkapkan Drs H Abdul Gafar Usman MM MSc pimpinan BAP DPD- RI /MPR-RI dalam dialog interaktif dengan insan pers yang mengangkat tema tentang peran DPR-RI menjawab Kegalauan Pemerintah Daerah menghadapi Krisis Keuangan, bertempat di Kantor DPD RI, Selasa, (14/8/18)

Dikatakannya, pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh pemerintah pusat sangat berdampak terhadap pembangunan dan keuangan daerah, sehingga pemerintah daerah kesulitan dalam menggaji pegawai honor. Menyikapi hal ini kata Gafar Usman melalui rapat dengan pihak terkait, Pemerintah Pusat akhirnya tidak melakukan pemotongan DAU tetapi tunda bayar, artinya DAU tersebut akan dibayarkan pusat apabila keuangan negara membaik.

"Di DPD/MPR RI itu ada namanya rapat berkala dan rapat khusus. Dalam rapat itu saya sampaikan DAU itu tidak boleh dipotong dan sekurang-kurangnya harus 26 persen," katanya.

Meskipun demikian, anggota senator ini menyayangkan Silva tahun 2017 APBD Provinsi Riau cukup besar yakni mencapai Rp 4 trilyun.

"Sebenarnya apabila APBD sudah sisahkan dewan, Pemda sudah boleh melakukan proses lelang, dan pembayarannya dikomunikasikan setelah APBD cair," ujarnya.

Jadi, Gafar Usman berharap kepada pemerintah daerah agar selalu mengkomunikasikan persoalan daerah yang ada kaitannya dengan pemerintah pusat ke anggota dewan yang ada di pusat baik DPD RI maupun DPR RI.

"Dalam melakukan komunikasi, perlu dilakukan cara serta sikap yang baik, karena berkomunikasi sangat menentukan keberhasilan tujuan yang hendak dicapai. Jangan orang tersinggung, sehingga komunikasi kita tetap jalan dan apa yang diinginkan bisa tercapai," katanya menyarankan.

Kemudian, lanjutnya, juga pergaulan dan menjalin serta menjaga silahturahmi. Hal ini sangat penting dilakukan agar terjalin hubungan baik baik orang lain.

"Saya selaku wakil rakyat akan selalu mendengar aspirasi dari masyarakat yang ada dan selalu siap membantu masyarakat. Dan apapun yang disampaikan ke kita sebagai senator 90 pesen kita perjuangkan, alhamdulilah berhasil," katanya.

Dalam memperjuangan hak daerah, tambahnya lagi, dirinya tidak hanya memanggil pihak yang berwenang untuk mempertanyakan hal tersebut, tapi dia juga jemput bola atau datang menjumpai pihak terkait dimana dia berada. Hal ini dilakukan agar persoalan yang perlu ditindak lanjuti itu bisa cepat teratasi.

”Saya ini kan wakil rakyat jadi harus selalu mewakafkan diri saya untuk kemaslahatan rakyat itu sendiri.” ujarnya

Sebagai motivasi kepada audiensi, Gafar Usman menyampaikan tentang perinsip hidup dalam mengemban amanah masyarakat.

“Ada tiga hal yang bisa membuat kita berhasil diantaranya adalah
Kuasai tugas yang diberikan ke kita secara koprehensif, jatuh cinta kepada tugas dan Jaga komunikasikan kita secara vertikal dan harizontal,” ujarnya. (Az)

Berita Terkait
Olahraga
Peristiwa