JARING ASPIRASI MASYARAKAT, INTSIAWATI AYUS SILAHTURAHMI DENGAN WARGA MERANTI PANDAK

Article Anggota DPD RI Intsiawati Ayus silahyurahmi dengan warga Kelurahan Meranti Pandak


Pekanbaru (Rakyat Riau) - Dalam upaya menjaring aspirasi masyarakat bawah atau masyarakat kecil, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Riau Intsiawati Ayus, SH MH, melakukan pertemuan silahturahmi dengan masyarakat Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru bertempat di RW 04 Kelurahan Meranti Pandak, Senin (6/8/18)

Pertemuan yang difasilitasi oleh tokoh perempuan Kelurahan Meranti Pandak RR Suci Aktaviayanti SH MH tersebut dihadiri oleh sejumlah Ketua RT dan Ketua RW di Kelurahan Meranti Pandak, tokoh masyarakat dan sejumlah buruh PT Ricry serta undangan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi atau persoalan disampaikan oleh masyarakat ke anggota DPD RI asal Riau tersebut diantaranya persoalan banjir dan parit atau draenase di sepanjang jalan Yossudarso yang tidak berfungsi lagi dan perlu normalisasi, begitu juga dengan parit belanda yang tidak berfungsi untuk mengatasi banjir di kelurahan tersebut.

"Kami berharap persoalan banjir ini dapat teratasi sehingga kami tidak kebanjiran lagi saat hujan tiba," ungkap
Ketua RW 04 Abdul Hakim.

Persoalan ini, menurut Abdul Hakim sudah cukup lama dan sudah belarut-larut dimana sudah disampaikan keberbagai pihak. Seperti ke dewan kota maupun provinsi dan sudah juga di bahas di musrenbang kelurahan serta pihak pemerintah namun hingga saat ini belum juga ada realisasinya.

"Mudah mudah melalui pertemuan ini persoalan banjir di daetah kami ini bisa teratasi," harap Syafrizal Ketua RW 12.

Selain itu ada juga aspirasi dari karyawan PT Ricry yang menyampaikan bahwa mereka saat ini terkatung katung tak jelas, dimana mereka di suruh hadir mengisi absen setiap hari, tampa bekerja dan tampa gaji.

'Masalah ini sudah sampai ke Depnaker Provinsi dan hari Rabu ini (8/8/18) akan ada pertemuan antar pekerja dengan perusahaan," jelas Saparudin salah seorang keryawan PT Ricry tersebut.

Menanggapi persoalan banjir tersebut Intsiawati Ayus mengatakan akan menindaklanjuti dengan pihak terkait baik pemerintah kota maupun provinsi. Dan terkait persoalan karyawan PT Ricry ia mengatakan akan mempelajarinya dan perlu surat minimal foto copy surat yang disampaikan ke Disnaker provinsi sambil menunggu hasil pertemuan antara pekerja dengan pihal perusahaan pada hari Rabu nanti.

"Sebenarnya persoalan ini paling ideal untuk kita, kita dan masyarakat, kita dan lingkungan yang ada dan alam semesta ini, semua orang mengerjakan porsinya masing-masing. Persoalan ini timbul karena kita tidak mengerjakan porsinya masing-masing. Yang saya sayangkan kita tidak peka dengan persoalan yang dialami masyarakat ini. Apalagi persoalan karyawan PT Ricry ini sudah berlarut-larut sampai dua bulan," katanya.

Untuk itu ia mengingatkan kepada perwakilan rakyat di daerah, baik kota maupun provinsi maupun pemerintah, Apalagi tahun ini adalah tahun politik. "Saya anggota DPD RI dan saya juga calon. Saya juga harus hati-hati. Kalau saya tindak lanjuti sampai september, nanti dibilang pula saya curi star atau cari simpati. Jadi, idealnya begitu masalah lokal dipegang dulu oleh lokal, masalah daerah dipegang dulu oleh daerah. Kalau tidak, baru ke kita. Saya juga tentunya menjaga etika, antara pusat dan daerah," jelasnya. (az)

Berita Terkait
Olahraga
Peristiwa