Gubernur Andi Rachman Pimpin Apel Pedana Tahun 2018

Article Gubri H Arsyadjuliandi Rachman menyalami pemimpin Apel Pagi Perdana Awal Tahun 2018 Kabag Otda Devi Rizaldi S.Stp di Halaman Kantor Gubernur

Rakyatriau.com -- Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pimpin apel pagi perdana 2018. Orang nomor satu di Riau ini mengatakan, hujan mengawali malam tahun baru yang terjadi merata di kabupaten kota adalah rahmat yang patut disyukuri.

"Kemarin malam, tahun baru hujan deras mengguyur Riau. Tapi insya Allah itu adalah rahmat yang diuturnkan Allah SWT dalam kita memulai tahun baru ini," kata Gubernur Riau yang akrab disapa Andi Rachman, Selasa (02/01/2018).

Andi optimis, Provinsi Riau nantinya akan semakin membaik. Tidak hanya dari sisi ekonomi, sumber daya manusianya. Tetapi berbagai aspek pendukung lainnya juga terus bergerak kearah perbaikan.

Hal ini tak terlepas dari peran pemerintah yang terus berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat. Mulai dari pendidikan berkualitas, kesehatan melalui pelayanan-pelayanan rumah sakit.

"Indikator pembangunan di Riau semakin membaik itu ekonomi, IPM, pertumbuhan PDBR juga membaik," ujar Andi.

Kemudian soal infrastruktur baik jalan dan jembatan menurut Andi, terus diupayakan pemerataannya, baik itu antar kabupaten kota mau pun jalan yang menghubungkan antar provinsi tetangga.

Gencarnya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Riau tersebut, semakin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas seperti ekonomi dan pertanian.

Selain itu, Andi juga menyinggung soal kinerja pemerintah provinsi yang dianggap sudah lebih transparan dalam mengelola uang rakyat. Begitu juga soal kinerja, juga terus memperlihatkan peningkatan.

Meski begitu, Andi juga tak menyangkal, belum kunjung disahkannya RTRW menjadi faktor penghambat masuk investasi ke Riau. Triliunan dana investasi yang masih mengantri mestinya bisa mampu mensejahterakan masyarakat, melalui terbukanya lowongan pekerjaan dalam berbagai sektor.

Sehingga, ke depan angka kemiskinan di Riau ke depan terus bisa ditekan. "Pemerintah Provinsi Riau komit mengatasi kemiskinan dan pengangguran. OPD terkait diminta memberikan perhatian. RTRW belum kunjung disahkan, sehingga menyebabkan investasi terhambat masuk berdampak terbukanya lowongan kerja. Selain itu juga karena masih belum bergairahnya pertumbuhan ekonomi yang tak hanya dirasakan Riau, tetapi juga merata di Indonesia termasuk dunia," ujarnya. (jai)

Berita Terkait
Olahraga
Peristiwa