Mhd Zainuddin: Sekalipun Langit Runtuh Hukun Harus Ditegakan

Pekanbaru (Rakyat Riau) - Masyarakat Adat Kenegrian Lipat Kain melaporkan Pengurus
Yayasan Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain M Taher dkk, Kamis (7/6/2018), ke Polda Riau.
Mereka diduga melakukan penggelapan terhadap hasil kebun sawit milik masyarakat adat.

Laporan pengaduan ini disampaikan Arman, perwakilan sembilan suku di Kenegerian Lipat
Kain, didampingi Penasehat Hukumnya, Muhammad Zainuddin SH, dari Kantor Hukum Nusantara
Sepakat & Asosiates.

"Kedatangan kita ke Polda Riau ini untuk melaporkan saudara M Taher dkk atas dugaan
Tindak Pidana Penggelapan Hasil buah sawit sebagaimana dimaksud dalam pasal 374 Jo 372
KUHPidana sesuai dengan laporan polisi nomor : LP / 259 / VI / 2018 / SPKT / RIAU,
tanggal 07 Juni 2018," ujar Muhammad Zainuddin.

Dengan adanya laporan ini, seluruh anak kemenakan Kenegerian Lipat Kain berharap kepada
Kapolda Riau dan penegak hukum dalam menjalankan tugasnya dengan baik secara
profesional. "Kita yakin semua unsur-unsur pengelapan yang dimaksud dalam pasal tersebut
terpenuhi dengan ancaman lima tahun penjara,” ujarnya.

Zainuddin berharap proses penegakan hukum ini hendaknya bisa berjalan dengan cepat,
tepat, objektif dan profesional, sehingga apa yang sudah seharusnya menjadi hak-hak
masyarakat sebagai anak kemenakan kenegerian lipat kain dapat kembali seutuhnya.

"Sesuai dengan yang terkandung dalam asas hukum, “Fiat justitia roet collum” sekalipun
langit akan runtuh, hukum harus ditegakkan," tegasnya. (rls/az)

Berita Terkait
Olahraga
Peristiwa